Garuda di Dadaku
Tags: Flim Indonesia
Anime Information
Film Garuda di Dadaku 1 baru tayang tanggal 15 Desember 2011 mendatang, tapi alhamdulillah aku sudah bisa menontonnya lebih awal lewat tiket gratis yang diberikan oleh pihak panitia, saya sendiri tertarik ikut karena 3 alasan, saya sudah pernah nonton Garuda di Dadaku yang pertama, karena waktu itu hari Sabtu (hari libur) dan kebetulan temanku yang ngajak. Akhirnya pada hari Sabtu (10/12) kemarin, aku berangkat ke BSM XXI buat nonton bareng dan kebetulan ada beberapa pemainnya, seperti Emir Mahira dan yang lainnya.
Jujur, aku datang agak telat, nggak agak telat sih, telat banget malah. Panitia yang awalnya gasih tau jam 9, malah aku berangat jam 9 lebih, hahaaa.. pas depan BSM pun masih haus berngeosiasi dengan pihak keamanan karena office timke nya BSM itu jam 10, akhirnya aku bilang kalau mau nonton bareng dan alhamdulillah di bukain.
Pas udah nyampe sana, temen-temenku sudah pada nunguin, aku gak enak sama mereka, untung filmnya belum dimulai, dan mari aku ceritakan resensi bagaimana film Garuda di Dadaku 2 ini.
Diceritakan dalam film Garuda di Dadaku 2 ini, Bayu berhasil masuk Timnas Garuda Muda U-15, dia pun menjabat sebagai kapten. Scene awal dibuka dengan masalah-masalah yang begitu kompleks, mulai dari pelatih yang dipecat karena tidak mau ‘nurut’ apa kata Pengurus Organisasi yang menaungi Timnas Bayu (ini sindiaran Nurdin Khalid, Bakrie CS yang mengundang timnas ke acara-acara berbau partai). Masalah lain di sekolah Bayu yang prestasinya turun karena sering latihan, mama nya yang sudah mulai pasangan baru, hingga Bayu sendiri yang sudah mulai jatuh cinta dengan teman sekelasnya yang bernama Anya. Sementara Bayu dan timnya dituntut untuk bisa ke final kompetisi tingkat ASEAN

